Pada hari Rabu, 11 September 2024, SDN Gerendong 1 menjadi tuan rumah dalam kegiatan pendampingan yang digelar oleh Inspektorat terkait laporan Biaya Operasional Sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh tiga sekolah, yaitu SDN Pakuluran, SDN Gerendong 1, dan SDN Gerendong 2, serta melibatkan sejumlah pejabat dari Inspektorat. Acara dimulai dengan suasana hangat dan penuh semangat, berakhir dengan penyampaian informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan sekolah.
Suasana Hangat dan Keterlibatan Aktif
Pukul 09.30 WIB, suasana di SDN Gerendong 1 terasa penuh keakraban saat Ibu Karniti, S.Pd selaku Kepala Sekolah SDN Gerendong 1 menyambut kedatangan peserta. Ibu Karniti memberikan sambutan yang hangat kepada semua yang hadir, menandakan komitmen sekolah dalam mendukung kegiatan ini. Kehangatan sambutan ini mencerminkan semangat kolaboratif antara pihak sekolah dan Inspektorat dalam rangka memastikan laporan Biaya Operasional Sekolah (BOS) dapat dikelola dengan baik dan transparan.
Pentingnya Kegiatan Pendampingan
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa penggunaan dana BOS di masing-masing sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam kegiatan ini, Inspektorat mengutus sekitar 5-6 orang tenaga ahli untuk melakukan pendampingan dan memberikan bimbingan kepada setiap sekolah. Mereka mengarahkan dan memfasilitasi pemahaman terkait laporan keuangan yang harus disusun oleh masing-masing sekolah.
Selama dua setengah jam, yakni dari pukul 09.30 hingga 11.00 WIB, peserta mendapatkan pemaparan dari pihak Inspektorat mengenai berbagai aspek laporan BOS. Diskusi dilakukan secara interaktif, memberikan kesempatan kepada bendahara, kepala sekolah, dan operator sekolah dari ketiga sekolah yang hadir untuk bertanya dan berdiskusi mengenai tantangan serta solusi dalam penyusunan laporan keuangan.
Kehadiran Pak Madhuri selaku Koordinator Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Koroncong juga memberikan nilai tambah pada kegiatan ini. Pak Madhuri turut serta dalam diskusi dan memberikan masukan yang konstruktif, mengingat pentingnya peran K3S dalam mendukung keberhasilan setiap sekolah dalam mengelola dana BOS.
Dalam sesi pendampingan ini, Inspektorat memberikan pembekalan mengenai standar operasional prosedur dalam pengelolaan dana BOS, serta tips dan trik untuk menyusun laporan yang akurat. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk bertanya secara langsung mengenai hal-hal yang masih kurang jelas. Interaksi yang terbuka ini memungkinkan para bendahara dan kepala sekolah untuk mendapatkan jawaban yang mereka butuhkan dan memperbaiki aspek-aspek yang mungkin kurang sesuai.
Tiap sekolah didampingi oleh dua orang dari pihak inspektorat. Data diminta dan dicocokkan mana yang sudah baik dokumentasi, laporan, kegiatan, daftar hadir dan surat pendukung kegiatan yang mesti dilampirkan. Masukan dan arahan dari inspektorat menjadi ilmu postif yang harus dimaksimalkan sebaik mungkin.
Pihak inspektorat juga membuka diri, jika ada keluhan atau sesuatu yang ingin ditanyakan, jangan sungkan untuk bertanya lewat telpon atau grup. Intinya jangan sampai putus silaturahmi. Jiput dan kecapatan Sobang keren, meski jauh dari kota, tetapi laporannya sudah sangat baik. Makanya kemarin mereka jadi juara satu dan dua se-Pandeglang.
Hasil yang Diharapkan
Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan setiap sekolah dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menyusun laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan ketentuan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat transparansi dalam penggunaan dana BOS, sehingga masyarakat, terutama orang tua siswa, dapat lebih percaya pada pengelolaan keuangan di sekolah.
Penutup
Acara berakhir dengan kesan yang positif dari semua pihak. Ibu Karniti menyampaikan terima kasih kepada Inspektorat atas bimbingan yang diberikan, serta kepada semua peserta yang telah berpartisipasi aktif. Harapan bersama adalah agar kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi pengelolaan dana BOS di setiap sekolah dan mendukung tercapainya tujuan pendidikan yang lebih baik di wilayah tersebut.
Dengan berakhirnya acara ini, SDN Gerendong 1 bersama dengan SDN Pakuluran dan SDN Gerendong 2 berkomitmen untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang didapat dalam penyusunan laporan keuangan. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memastikan pengelolaan dana BOS yang transparan dan efektif, demi peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.


0 Komentar