Koroncong, (10/11/2024) – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2024 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gerendong 1, Kecamatan Koroncong, Kabupaten (Nama Kabupaten), sempat diwarnai kendala teknis yang cukup berarti. Kendala ini berimbas pada tertundanya pelaksanaan ujian bagi sebagian peserta didik.
Sebanyak 30 siswa kelas 5 SDN Gerendong 1, beserta 2 siswa cadangan, mengikuti ANBK yang berlangsung dari tanggal 28 hingga 31 Oktober 2024. Ujian hari pertama berjalan lancar, namun memasuki hari kedua, tepatnya setelah sesi 1, muncul kendala koneksi ke pusat server.
“Setelah sesi 1 hari kedua, tiba-tiba tidak bisa masuk ke sistem. Bukan hanya sekolah kami, tapi semua sekolah di Kecamatan Koroncong yang mengikuti ANBK secara semi daring mengalami hal yang sama,” ungkap Amir Hamzah, proktor ANBK SDN Gerendong 1.
Pihak sekolah dan peserta didik pun harus menunggu perbaikan sistem hingga beberapa jam. Sayangnya, hingga pukul 14.00 WIB, masalah tersebut belum teratasi. Bahkan, pada hari Rabu, tanggal 30 Oktober 2024, situs ANBK masih mengalami gangguan sehingga ujian terpaksa dibatalkan.
Barulah pada hari Kamis, tanggal 31 Oktober 2024, ujian dapat dilanjutkan kembali. Peserta yang belum menyelesaikan sesi 2 dan 3 pada hari Selasa, kemudian dialihkan ke sesi pada hari Kamis. Sementara itu, peserta yang tidak dapat mengikuti ujian pada hari Rabu, dijadwalkan ulang pada gelombang 3 dan 4 yang akan dilaksanakan pada Senin, 4 November 2024.
Meskipun mengalami kendala teknis yang cukup signifikan, pihak sekolah dan panitia ANBK SDN Gerendong 1 berusaha untuk tetap tenang dan mencari solusi terbaik. Menurut Amir Hamzah, kendala ini justru menjadi sebuah pembelajaran berharga.
“Kejadian ini membuat kami semakin memahami sistem ANBK secara keseluruhan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga penanganan masalah teknis. Jika sewaktu-waktu terjadi kendala serupa di masa mendatang, kami sudah lebih siap,” ujar Amir.
Kepala Sekolah SDN Gerendong 1, Bu Karniti, S.Pd, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ANBK, terutama para siswa yang tetap semangat meskipun menghadapi kendala.
“Kami berharap kendala teknis seperti ini tidak terulang lagi. Namun, kami juga harus siap menghadapi segala kemungkinan. Yang terpenting adalah kita semua telah berusaha semaksimal mungkin,” tutur Bu Karniti.


0 Komentar