Koroncong – Suasana khidmat namun penuh semangat menyelimuti lingkungan SDN Gerendong 1 selama dua hari berturut-turut, pada Senin, 29 September dan Selasa, 30 September 2025. Sekolah yang berlokasi di wilayah Karang Tanjung ini berhasil menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat Sekolah Dasar untuk tahun ajaran 2025/2026 dengan sukses, lancar, dan tanpa kendala berarti.
Kegiatan yang menjadi potret mutu pendidikan nasional ini diikuti oleh 21 siswa-siswi kelas 5 yang terpilih secara acak oleh sistem Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pelaksanaan ANBK di SDN Gerendong 1 menjadi bukti nyata kesiapan sekolah dalam beradaptasi dengan kemajuan teknologi pendidikan serta komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinan dan tanggung jawab penuh Kepala Sekolah, Ibu Karniti, S.Pd., seluruh persiapan telah dimatangkan jauh-jauh hari. Mulai dari penyiapan infrastruktur komputer, jaringan internet yang stabil, hingga pembekalan mental dan teknis kepada para siswa peserta.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur seluruh rangkaian ANBK Utama tahun ini berjalan dengan sangat lancar. Ini adalah hasil kerja keras dan sinergi dari seluruh tim, mulai dari guru, teknisi, proktor, hingga dukungan dari orang tua siswa," ungkap Ibu Karniti, S.Pd. saat ditemui di sela-sela kegiatan. "Bagi kami, ANBK bukan sekadar tes, melainkan sebuah cermin untuk melihat sejauh mana proses belajar mengajar kita telah efektif dan di mana letak perbaikan yang harus kita lakukan ke depannya."
Sinergi Tim yang Solid Jadi Kunci Keberhasilan
Keberhasilan pelaksanaan ANBK tidak terlepas dari peran vital tim yang bertugas. Setiap personel menjalankan perannya dengan penuh dedikasi dan profesionalisme. Bertindak sebagai Proktor, Bapak Amir Hamzah dengan sabar dan telaten memandu para siswa, memastikan mereka dapat login ke sistem dan memahami setiap instruksi pengerjaan soal dengan baik.
Di sisi teknis, Ibu Aan Rohmawati, S.Pd.I., selaku Teknisi, menjadi garda terdepan dalam memastikan seluruh perangkat komputer dan jaringan berfungsi optimal. Berkat kesigapannya, tidak ada satu pun kendala teknis seperti komputer macet, koneksi terputus, atau masalah server yang mengganggu jalannya asesmen.
"Persiapan teknis adalah kunci utama dalam asesmen berbasis komputer. Kami telah melakukan beberapa kali simulasi dan gladi bersih untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Syukurlah, selama dua hari pelaksanaan utama ini, semua berjalan sesuai rencana. Anak-anak bisa fokus mengerjakan soal tanpa gangguan teknis," jelas Ibu Aan Rohmawati.
Sementara itu, proses asesmen diawasi secara langsung oleh Pengawas independen, Bapak Budi Harzaman, S.Pd. Kehadirannya bertujuan untuk menjamin bahwa seluruh prosedur operasional standar (POS) ANBK dijalankan dengan benar, menjaga integritas, dan memastikan objektivitas pelaksanaan.
"Saya mengapresiasi kesiapan SDN Gerendong 1. Semua tertata dengan rapi, protokol dijaga, dan anak-anak tampak tenang dan tertib. Kolaborasi antara Kepala Sekolah, Proktor, dan Teknisi sangat solid, sehingga menciptakan suasana yang kondusif bagi peserta," ujar Bapak Budi Harzaman.
Dua Sesi Berjalan Tertib
Untuk menjaga fokus dan kenyamanan siswa, pelaksanaan ANBK dibagi menjadi dua sesi setiap harinya. Sesi pertama, yang dimulai pada pagi hari, diikuti oleh 11 siswa. Sementara sesi kedua, yang berlangsung setelahnya, diikuti oleh 10 siswa. Total peserta yang terdaftar adalah 21 orang. Dari jumlah tersebut, tercatat satu orang siswa tidak dapat hadir pada sesi pertama karena alasan sakit, dan pihak sekolah telah melaporkannya sesuai prosedur yang berlaku.
Meskipun ini adalah pengalaman pertama bagi sebagian besar siswa kelas 5 dalam menghadapi asesmen berskala nasional dengan format digital, mereka menunjukkan antusiasme dan adaptasi yang luar biasa. Mereka dengan cermat mengerjakan soal-soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur kemampuan literasi membaca dan numerasi. Selain itu, mereka juga mengisi Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar yang menjadi bagian tak terpisahkan dari ANBK.
Pelaksanaan yang lancar ini memberikan optimisme besar bagi SDN Gerendong 1. Hasil dari ANBK ini nantinya tidak akan menjadi penentu kelulusan individu siswa, melainkan akan menjadi data komprehensif bagi sekolah dan pemerintah untuk memetakan kekuatan dan kelemahan sistem pendidikan. Data inilah yang akan menjadi landasan untuk merancang program-program peningkatan mutu yang lebih tepat sasaran di masa depan.
Dengan berakhirnya ANBK Utama 2025, SDN Gerendong 1 sekali lagi membuktikan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang siap menghadapi tantangan zaman, mengedepankan kualitas, dan terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang kompeten dan berkarakter. Amha/
__

.jpeg)

.jpeg)


.jpeg)




.jpeg)

.jpeg)


.jpeg)





.jpeg)

0 Komentar